Cara Meningkatkan Produksi Kroto - Untuk dapat memenuhi target
beternak kroto dengan hasil kroto yang melimpah, Anda harus tahu cara
meningkatkan produksi krotot pada semut rangrang. Kroto adalah telur
semut rangrang yang sekarang ini semakin susah untuk didapatkan. Semula,
alam menyediakan telur semut ini sangat melimpah, karena pengambilannya
yang sembarangan dari sarangnya, maka sekarang ini kroto makin susah
ditemukan di alam.
Telah terbuka peluang baru yang sangat menjanjikan, yaitu dalam bidang pakan ternak (burung kicauan) berupa kroto. Untuk memenuhi kebutuhan kroto sekarang ini dilakukan dengan budidaya semut rangrang dengan media toples di rumah. Budidaya kroto memberikan peluang usaha baru bagi para pebisnis yang jeli melihat peluang pasar yang sangat terbuka lebar, dengan harga yang sangat tinggi, budidaya kroto semut rangrang bisa mendatangkan keuntungan jutaan rupiah perbulan. Tinggal bagaimana cara budidayanya agar semut rangrang tersebut dapat berproduksi secara maksimal seperti pada habitat aslinya. Berikut ini rahasia menigkatkan produksi kroto pada semut rangrang.
Telah terbuka peluang baru yang sangat menjanjikan, yaitu dalam bidang pakan ternak (burung kicauan) berupa kroto. Untuk memenuhi kebutuhan kroto sekarang ini dilakukan dengan budidaya semut rangrang dengan media toples di rumah. Budidaya kroto memberikan peluang usaha baru bagi para pebisnis yang jeli melihat peluang pasar yang sangat terbuka lebar, dengan harga yang sangat tinggi, budidaya kroto semut rangrang bisa mendatangkan keuntungan jutaan rupiah perbulan. Tinggal bagaimana cara budidayanya agar semut rangrang tersebut dapat berproduksi secara maksimal seperti pada habitat aslinya. Berikut ini rahasia menigkatkan produksi kroto pada semut rangrang.
Agar semut rangrang penghasil kroto dapat bertelur dengan maksimal, ada
beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh para pembudidayanya, yaitu:
- Kebersihan kandang atau rak.
- Makanan yang terjamin ketersediaanya.
- Minuman yang selalu tersedia
Makanan semut rangrang di alam sangat banyak, contohnya ulat dun pisang,
kinjeng atau capung, jangkrik, cicak, dan termasuk sisa atau limbah
ikan, yang penting berupa hewani. Ada satu jenis pakan lagi yang tidak
kalah penting dalam meningkatkan produksi kroto adalah tulang atau
sumsum tulang. Salah satu daerah di Bandung ada seorang pembudidaya
kroto yang telah sukses, dengan mengandalakan sumsum tulang apa saja
sebagai makanan semut rangrang, dan hasilnya produksi kroto lebih bagus.





